Kamis, 22 Juni 2017

Uang elektronik dan masuk tol

uang elektronik, e-money, e money mandiri, mandiri, bca flazz, flazz, bni tapcash, bni, brizzi, tapcash
Gambar: Bank Indonesia - Facebook
Tidak sengaja menemukan di laman Facebook, Bank Indonesia memberi informasi bahwa mulai Oktober 2017 bayar tol hanya dengan uang elektronik. Saya tidak setuju. Mengapa? Karena pengguna jalan tol di suatu daerah sangat beragam. Tidak semuanya berasal dari daerah tersebut. Saya ambil kasus di Jakarta saja, yang di mana tol menjadi keseharian. Meskipun saya bukan penduduk Jabodetabek dan sekarang sedang tidak tinggal di Jabodetabek, setidaknya pengalaman hampir lima bulan kerja di sana membuat saya cukup memahami situasi di Jabodetabek, termasuk urusan tol.

Orang dari luar Jabodetabek belum tentu terbiasa dengan penggunaan uang elektronik. Saya tidak dapat membayangkan jika ada pengemudi mobil dari luar Jabodetabek tidak dapat menggunakan tol karena tidak mempunyai uang elektronik. Dapat dipastikan pengemudi tersebut bingung dan harus mencari jalan alternatif non tol yang tentunya akan berpotensi berurusan dengan kemacetan luar biasa.

Sebagai informasi, saat hari libur kerja di Jabodetabek tersebut, saya cukup sering menggunakan bis Agra dari BSD yang menggunakan tol untuk memasuki Fatmawati. Sepanjang yang saya tahu, GTO (Gardu Tol Otomatis) sebagai gardu khusus pengguna uang elektronik hanya untuk mobil. Truk dan bis tidak dapat menggunakan GTO karena soal tarif yang berbeda dengan mobil. Para sopir bis ini selalu menggunakan uang cetak untuk membayar. Jika semuanya akan dibuat GTO, apakah sistem dapat mendeteksi otomatis jenis kendaraan beserta golongan kendaraan tersebut? Rasanya akan susah, karena pengecekan jenis kendaraan bis dan truk tidak dapat diganti oleh mesin. Harus membutuhkan tenaga manusia.

Kesimpulannya, tetaplah seperti yang sudah berjalan. Menurut saya pemisahan ada GTO dan non-GTO adalah jalan terbaik. Pengguna mobil yang sehari-hari menggunakan tol lebih cepat dengan GTO. Gerbang non-GTO dapat dioptimalkan untuk pengguna bis dan truk.